Anak Desa Go-Blog

Coretan Mahasiswa UTM Asli Gresik Tentang Pemrograman, Open Source, Blogging

VARIABEL, TIPE DATA DAN EKSPRESI PADA C++

IDENTIFIER

Indentifier adalah nama yang diberikan untuk nama objek, nama fungsi, nama

variable, dll ( sifatnya ‘case sensitive’). Identifier pada C++ terdiri dari :

1. huruf ‘A’ sampai ‘Z’

2. huruf ‘a’ sampai ‘z’

3. underscore ( _ )

4. bilangan antara ‘0’ sampai ‘9’

Ketentuan dalam memberi nama identifier dalah C++ adalah :

1. karakter pertama harus huruf atau underscore

2. untuk compiler Borland, panjang maksimum 32 karakter

3. identifier harus tidak sama dengan keyword yang ada di C++

contoh identifier :

- Yang benar : nilai, Nilai_nama, No8

- Yang salah : 1Buah, nomor-data, if

TIPE DATA DI C++

Tipe data diklasifikasikan berdasarkan bagaimana keadaan data disimpan

dalam memori, dan jenis operasi yang dapat dilakukan.

CHAR

Adalah sembarang huruf, angka, tanda baca tunggal. Ada 2 (dua) macam

char, yaitu :

1. signed

mendeklarasikan char bertanda, digunakan untuk nilai negative.

Rentang nilai mulai -128 sampai 127

2. unsigned

mendeklarasikan char tidak bertanda, untuk nilai positif. Rentang nilai

mulai 0 sampai 255

contoh deklarasi char :

char letter = ‘A’ ;

unsigned char number = 245 ;

signed char value = -71 ;

SHORT, INT, LONG

Digunakan untuk menyatakan bilangan bulat. Seperti pada char, perubah tipe

signed dan unsigned dapat ditambahkan.

Rentang nilai short int mulai -32.768 sampai 32.767

Rentang nilai long / int mulai -2.147.483.648 sampai 2.147.483.647

Contoh deklarasi int :

Int nilai, total ; atau

Int nilai = 90 ;

FLOAT, DOUBLE

Menyatakan bilangan pecahan/real, maupun eksponensial. Dalam keadaan

default, bilang floting point dianggap bertipe double.

Rentang nilai float mulai 3,4 E -38 sampai 3,4 E +38

Rentang nilai double mulai 1,7 E -308 sampai 1,7 E +308

ENUMERATION / ENUM

Adalah serangkaian symbol berurutan yang menspesifikasikan konstanta

bertipe integer. Dalam C++ tidak terdapat tipe Bolean, sehingga untuk

merepresentasikan TRUE dengan nilai integer bukan nol ( 1, 2, dst ),

sedangkan FALSE dengan nilai nol ( 0 )

Contoh deklarasi enum :

Enum BOOLEAN { False, True } ; atau

Enum BOOLEAN { Benar = 3, Salah = 0 } ;

VOID

Menyatakan tipe kosong untuk :

1. mendeklarasikan fungsi yang tidak mengembalikan nilai apapun.

2. mendeklarasikan fungsi yang tidak menerima parameter apapun.

3. bila diawali dengan operator *, menyatakan penunjuk terhadap

sembarang tipe data.

Contoh deklarasi void :

Void cctrputs (char*, int ) ; atau

Main (void) ; atau

Void* action ;

Int ivalue = 100 ;

Action = &ivalue ;

PENUNJUK / POINTER

Adalah variable yang berisi nilai alamat suatu lokasi memori tertentu.

Deklarasi penunjuk dilakukan dengan menspesifikasikan *, sebelum nama

varabel / konstanta.

PENUNJUK / POINTER

Adalah sekelompok data bertipe sama yang menduduki lokasi memori yang

berurutan. Jumlah elemen array dinyatakan dengan cara mengapit jumlah

yang di maksud dengan tanda ‘ [ … ] ‘

Bentuk umum : tipe namaArray [ jumlahelemen ] ;

Untuk menyatakan array berdimensi lebih dari 1 (satu), tambahkan tanda

‘[ … ]’ sebanyak dimensi yang diinginkan.

Contoh deklarasi array 2 dimensi :

Int matrix [2][3] ;

STRING

Deretan karakter yang diakhiri dengan sebuah karakter kosong. String ditulis

dengan mengapit string dengan tanda petik dua ( “ …….” )

Contoh deklarasi string :

Char text [ ] = “ C++ “ ;

Puts (text) ;

STRUCT, UNION

Digunakan untuk mendeklarasikan sekelompok data yang memiliki tipe yang

berlainan. Struct : elemennya ada dilokasi memori yang berbeda, dan union :

elemennya ada dilokasi memori yang sama.

Bentuk umum :

Struct tipestruktur

{

Tipeanggota1 namaAnggota1 ;

Tipeanggota2 namaAnggota2 ;

………….

}

namaStruktur ;

DATA OBJEK

Data objek adalah bagian dari memori yang digunakan untuk menampung

nilai dari variable. Variable umumnya digunakan untuk data objek yang

nilainya dapat diubah selama pemrosesan berlangsung.

Contoh deklarasi variable :

Int nilai ; atau int nilai = 80 ;

Dalam C++ pendeklarasian termasuk statemen, sehingga pendeklarasian

dapat diletakkan pada sembarang tempat dalam program.

Konstanta data objek adalah : variable yang nilainya tidak dapat diubah

selama pemrosesan berlangsung.

Contoh deklarasi konstanta :

Const double pi = 3.14 ;

SCOPE IDENTIFIER

Ruang lingkup / scope adalah bagian mana dari program, identifier tersebut

dapat diakses. Scope dari suatu identifier dimulai dari pendeklarasian sampai

dengan akhir dari suatu blok. Scope identifier ada 2, yaitu :

1. local identifier

dideklarasikan di dalam blok ‘ { … } ‘

2. global identifier

dideklarasikan di luar dari blok

Scope relolution operator ( :: ) dapat digunakan untuk mengakses variable

global secara langsung.

Contoh variable global :

Int x ;

F ( )

{

Int x ;

:: x = 4 ; // pemberian nilai untuk variable global x

}

OPERATOR DAN EKSPRESI

Ekspresi adalah rangkaian dari operator, operand, dan punctuator ( ; )

contoh :

3 + 4 * 1 ;

OPERATOR ARITMATIKA

Terdiri dari :

- penjumlahan ( + )

- pengurangan ( – )

- sisa bagi / hanya untuk tipe data integer ( % )

- perkalian ( * )

- pembagian ( / )

Jika operator bagi ( / ) diterapkan pada tipe integer, akan menghasilkan

bilangan integer dengan decimal yang dihilangkan.

ASSIGNMENT OPERATOR ( = )

Berfungsi untuk memberi nilai pada variable.

Table kombinasi assignment :

NO. PENYINGKATAN ARTI

1 X += Y X = X + Y

2 X -= Y X = X – Y

3 X *= Y X = X * Y

4 X /= Y X = X / Y

5 X %= Y X = X % Y

INCREMENT DAN DECREMENT OPERATOR

Increment adalah penambahan suatu variable dengan nilai 1, dan

decrement adalah pengurangan suatu variabel dengan nilai 1.

Tabelnya :

INCREMENT DECREMENT

++X ; – -X ;

X += 1 ; X -= 1 ;

X = X + 1 X = X – 1 ;

Operator increment dan decrement dapat diletakkan pada awal atau akhir

variable, seperti dibawah ini :

++X , nilai variable X dinaikkan dahulu sebelum diproses

X++ , nilai variable X diproses dahulu sebelum dinaikkan

Contoh program increment :

# include

Main ( )

{

Int X = 5 ;

Cout << “ Nilai X = ” <

Cout << “ Nilai X++ = “ <

Cout << “ X = “ <

X = 5 ;

Cout << “ Nilai X = ” <

Cout << “ Nilai ++X = “ << ++X << ‘ \n ‘ ;

Cout << “ X = “ <

Return 0 ;

}

Outputnya :

Nilai X = 5

Nilai X++ = 5

X = 6

Nilai X = 5

Nilai ++X = 6

X = 6

EQUALITY, RELATIONAL, LOGIKA OPERATOR

Equality digunakan untuk menentukan apakah 2 buah variable memiliki nilai

yang sama atau tidak.

= = , sama dengan, contoh : 5 = = 5

! = , tidak sama dengan , contoh : 5 ! = 4

Relational operator digunakan untuk menentukan apakah suatu variable

memiliki nilai lebih besar atau sama dengan lebih besar, lebih kecil atau lebih

kecil sama dengan.

Operatornya : < , , > =

Logika operator adalah : (penulisan dibawah ini berdasarkan prioritas

operator yang akan diproses terlebih dahulu )

1. ! ( not )

2. && ( and )

3. || ( or )

EKSPRESI CONDITIONAL

Bentuk umumnya :

Ekspresi C ? ekspresi T : ekspresi S ;

Keterangan :

- ekspresi C = kondisi yang akan diproses lebih dahulu

- ekspresi T = jika kondisi ekspresi C nilainya TRUE, akan dijalankan

- ekspresi S = jika kondisi ekspresi C nilainya FALSE, akan dijalankan

contoh program :

# include

Main ( )

{

Double nilai ;

Cout <> nilai ;

Nilai = (nilai

Cout << “nilai absolutnya =” <

Return 0 ;

}

FORMAT OUTPUT PADA BILANGAN REAL

Beberapa format yang dapat dilakukan :

1. derajat ketelitian, dengan fungsi : precision.

2. lebar output dapat diubah dengan fungsi : width.

3. format bilangan real diubah dengan fungsi : setf diikuti argument : ios

:: scientific atau ios :: fixed

4. aligment (rata kiri/kanan) dengan fungsi : setf atau unsetf diikuti

argument : ios :: left atau ios :: right

5. karakter pengisi dengan fungsi : fill diikuti argument karakter

6. tampilan tanda ‘+’ diubah dengan fungsi : setf atau unsetf diikuti

argument : ios :: showpos

7. tampilan tanda ‘.’ (titik) bila ada angka dibelakang koma diubah dengan

fungsi : setf atau unsetf diikuti argument ios :: showpoint

contoh program :

# include

# pragma hdrstop

Void main ( )

{

Double y = 1234.56789 ;

Cout << “menuliskan bilangan real dengan presisi berbeda’ ;

Cout << “ \n Presisi 3 = “ ;

Cout.precision (3) ;

Cout.width (15) ;

Cout <

Cout << “ \n Presisi 7 = “ ;

Cout.precision (7) ;

Cout.width (15) ;

Cout <

Cout << “ \n \n Menggunakan notasi scientific / fixed “ ;

Cout.setf (ios :: scientific | ios :: showpos) ;

Cout << “ \n Scientific = “ <

Cout.setf (ios :: fixed) ;

Cout << “ \n Fixed = ‘ <

Cout.unsetf (ios :: scientific | ios :: fixed | ios :: showpos) ;

Cout << “ \n \n Menggunakan shompoint “ ;

Double z = 123 ;

Cout.setf (ios :: showpoint) ;

Cout << “ \n Showpoint aktif = “ <

Cout.unsetf (ios :: showpoint) ;

Cout << “\n Showpoint non aktif : “ <

}

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.